Iklan Dua

Aulia Pilih Lanjutkan Fondasi Pembangunan Kukar yang Dirintis Pendahulu

$rows[judul]
Porosnusantaranews,KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menempatkan kesinambungan pembangunan sebagai bagian dari pelaksanaan visi Kukar Idaman Terbaik selama lima tahun kepemimpinannya. Pemerintahannya diarahkan untuk meneruskan fondasi yang telah dibangun oleh para bupati sebelumnya, sekaligus melanjutkan agenda pembangunan daerah.

Aulia mengungkapkan, pendekatan tersebut dilakukan karena pembangunan Kukar memang dipandang sebagai proses berkelanjutan yang tidak berhenti ketika kepemimpinan daerah berganti. 

"Fondasi yang telah dirintis sebelumnya menjadi bagian dari pekerjaan yang perlu diteruskan oleh pemerintahan saat ini," ungkapnya, Senin (12/10/2026)

Aulia mengatakan, visi Kukar Idaman Terbaik disusun sebagai pedoman pembangunan untuk periode kepemimpinannya. Di dalamnya terdapat agenda untuk memperkuat berbagai sektor sekaligus melanjutkan upaya pembangunan yang telah berjalan.

“Pembangunan fondasi ekonomi adalah tugas kami dalam lima tahun ini," ujar Aulia.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan arah yang jelas agar program pemerintahan dapat saling mendukung dari satu periode ke periode berikutnya. Karena itu, pekerjaan yang telah dirintis oleh pemimpin sebelumnya menjadi bagian dari pijakan dalam menyusun langkah pembangunan berikutnya.

Kesinambungan tersebut juga berkaitan dengan upaya membangun fondasi ekonomi daerah. Pemerintahannya tidak hanya dituntut menjalankan program selama masa jabatan, tetapi juga menyiapkan dasar pembangunan yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.

"Dalam pelaksanaannya, visi Kukar Idaman Terbaik diterjemahkan melalui 17 program dedikasi yang menjadi program kunci pemerintahan," papar Aulia.

Aulia berujar, program dalam Kukar Idaman terbaik mencakup beragam bidang yang memang menyasar sektor kebutuhan masyarakat mulai dari pendidikan dan kesejahteraan masyarakat hingga penguatan ekonomi dan pembangunan wilayah.

Meski demikian, kesinambungan pembangunan tidak cukup hanya ditunjukkan melalui keberlanjutan nama program. Pelaksanaannya tetap membutuhkan perencanaan, sasaran yang jelas, serta evaluasi agar program yang diteruskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Aulia menempatkan pembangunan fondasi sebagai pekerjaan utama selama masa kepemimpinannya. Dengan pendekatan tersebut, agenda pembangunan Kukar diharapkan tidak berjalan secara terputus. 

"Kita ingin pembangunan yang dibuat menjadi bagian dari proses jangka panjang yang terus dikembangkan," pungkasnya. (Adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)