Iklan Dua

Wali Kota Rahmad Pertama Kali Masuk Gedung DPRD Balikpapan, Kaget Lihat Kemewahan di Dalam

$rows[judul] Keterangan Gambar : Wali Kota Balikpapan, H Rahmad Mas’ud
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Gedung baru DPRD Kota Balikpapan akhirnya mulai digunakan. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menjadi salah satu yang pertama merasakan langsung fasilitas di dalam gedung tersebut saat menghadiri rapat paripurna, Senin (28/9/2026).

Momen itu sekaligus menjadi kali pertama Rahmad masuk ke dalam gedung DPRD setelah pembangunannya rampung. Sebelumnya, aktivitas Rahmad lebih banyak berada di luar gedung untuk memantau perkembangan pembangunan.

Begitu berada di dalam gedung, Rahmad mengaku mendapatkan kesan yang berbeda dari perkiraannya. Ia bahkan menyebut kondisi gedung tersebut cukup mewah.

“Ini gedung rakyat. Saya masuk ke sini, ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi saya. Ternyata ini mewah,” ujar Rahmad.

Pernyataan tersebut disampaikan Rahmad setelah mengikuti rapat paripurna bersama jajaran DPRD Kota Balikpapan.

Meski menyebut gedung tersebut mewah, Rahmad menilai keberadaan fasilitas yang nyaman tetap diperlukan untuk mendukung pekerjaan anggota DPRD.

Menurutnya, gedung yang representatif dapat memberikan suasana kerja yang lebih baik bagi para anggota dewan ketika menjalankan berbagai tugas kedewanan.

Namun, Rahmad mengingatkan fasilitas tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab. Kenyamanan yang diperoleh anggota DPRD tidak boleh membuat fungsi utama sebagai wakil masyarakat terabaikan.

“Bukan mewah sekali, tetapi wajar supaya suasana dan kondisi para anggota DPRD juga bagus. Kalau dapat fasilitas nyaman, aman, tetapi harus penuh dengan tanggung jawab,” katanya.

Rahmad menegaskan gedung DPRD merupakan fasilitas untuk menunjang tugas para wakil rakyat. Karena itu, keberadaan gedung baru tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kenyamanan dalam bekerja, tetapi juga semakin mendorong anggota DPRD menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih, salah satu tugas penting anggota DPRD adalah menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut kemudian menjadi bagian dari pembahasan bersama pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan dan penggunaan anggaran.

Rahmad juga menyinggung pembahasan anggaran yang dilakukan dalam rapat paripurna. Ia menekankan bahwa anggaran pemerintah pada dasarnya berkaitan dengan kepentingan masyarakat sehingga penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan.

“Mari sama-sama berjuang untuk rakyat. Seperti tadi pembahasan anggaran kita, semua ini anggaran kita publikasi untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap gedung baru tersebut dapat membuat anggota DPRD lebih nyaman menjalankan aktivitas dan berkantor. Dengan kondisi tempat kerja yang mendukung, para wakil rakyat diharapkan dapat lebih maksimal menerima aspirasi warga.

“Supaya anggota DPRD itu merasa nyaman untuk beraktivitas dan berkantor di dewan. Mereka datang memenuhi aspirasi masyarakat dan betah di kantor,” tutur Rahmad.

Rahmad mengatakan dirinya sebenarnya sudah mengetahui proses pembangunan gedung tersebut sejak awal. Ia beberapa kali melakukan pemantauan ketika pembangunan masih berlangsung.

Namun, kesempatan untuk melihat kondisi bagian dalam gedung secara langsung baru diperolehnya setelah pembangunan selesai dan gedung mulai digunakan untuk kegiatan DPRD.

“Saya baru pertama kali, tapi waktu pembangunan kan sering saya kontrol juga. Setelah jadi, ya sudah. Akhirnya kita semua menikmati ini,” pungkasnya.

Dengan mulai digunakannya gedung baru tersebut, aktivitas anggota DPRD Kota Balikpapan kini beralih ke fasilitas yang lebih representatif. Rahmad berharap keberadaan gedung itu tidak berhenti pada kemegahan bangunan, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kerja wakil rakyat dan kepentingan masyarakat Balikpapan.
(ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)