Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Ribuan warga Sinjai di Kalimantan Timur bakal berkumpul di Balikpapan. Bukan sekadar menghadiri pelantikan pengurus organisasi, tetapi juga menjadi momentum menyatukan kembali para perantau asal Kabupaten Sinjai yang selama ini tersebar di berbagai daerah di Benua Etam.
Agenda tersebut dikemas dalam pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Himpunan Masyarakat Sinjai Kalimantan Timur (DPW Himas Kaltim) di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Rabu (2/9/2026).
Ketua Panitia Pelantikan DPW Himas Kaltim M Amir mengatakan, sekitar 2.000 warga Sinjai diperkirakan hadir. Mereka tak hanya berasal dari Balikpapan, tetapi juga sejumlah daerah lain di Kaltim.
"Perkiraan sekitar 2.000 orang. Sebenarnya warga Sinjai di sini banyak sekali. Tapi kami menyesuaikan dengan kapasitas gedung," kata Amir, pada Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, pelantikan tersebut menjadi kesempatan bagi warga Sinjai di perantauan untuk kembali bertemu dan mempererat silaturahmi.
Sebab, tidak sedikit warga Sinjai yang selama ini hanya mengetahui keberadaan Himas melalui informasi atau struktur kepengurusan. Namun, belum semuanya memiliki kesempatan bertemu langsung dengan sesama warga Sinjai.
"Selama ini mungkin banyak warga kita yang hanya tahu DPW. Masih ada yang jarang ketemu dengan orang kita. Jadi kami berharap mereka bisa datang dan berkumpul bersama," ujarnya.
Libatkan Tokoh hingga Kepala Daerah
Skala kegiatan pun dibuat lebih besar. Panitia tidak hanya mengundang warga Sinjai, tetapi juga tokoh-tokoh daerah, pejabat pemerintahan, hingga organisasi paguyuban di Kaltim.
Sejumlah nama yang disebut akan diundang maupun dijadwalkan hadir antara lain Ustadz Da'as Latif, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud, Ketua Umum DPP Himas Eddy Salassa, Pangdam VI/Mulawarman, Kapolda Kaltim, serta Wali Kota Balikpapan.
Panitia juga berencana mengundang Wali Kota Samarinda Andi Harun serta Bupati Penajam Paser Utara. Selain itu, komunikasi dengan Bupati Sinjai beserta jajaran pemerintah daerah juga dilakukan.
"Pak Wali Kota Balikpapan sebagai tuan rumah di sini. Kami juga berencana mengundang Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Bupati PPU," kata Amir.
Dari Pemerintah Kabupaten Sinjai, panitia berharap Bupati Sinjai dapat hadir bersama sejumlah kepala dinas. Kehadiran tersebut dinilai penting untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan masyarakat Sinjai yang kini menetap dan beraktivitas di Kaltim.
Tak hanya itu. Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang juga masuk daftar tokoh yang diundang.
Amir menyebut Zainal Paliwang merupakan salah satu tokoh yang memiliki keterkaitan dengan Sinjai. Namun, hingga kini panitia masih menunggu konfirmasi kehadiran.
"Kami undang juga Gubernur Kaltara. Belum ada konfirmasi karena beliau juga tokoh Sinjai," ujarnya.
Dari KKSS hingga DPW Se-Indonesia
Konsolidasi tidak berhenti di internal Himas. Panitia juga menggandeng pilar-pilar Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Balikpapan.
Sejumlah paguyuban berbasis daerah asal di Sulawesi Selatan juga akan diundang. Di antaranya warga Bone, Wajo, Luwu dan pilar lainnya yang tergabung dalam KKSS Balikpapan.
"Kami juga mengundang pilar-pilar KKSS di Balikpapan. Ada Bone, Wajo, Luwu dan sebagainya," jelas Amir.
Jaringan Himas dari luar Kaltim juga bakal ikut meramaikan pelantikan. Panitia mengundang sejumlah DPW Himas yang telah terbentuk di berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, terdapat sekitar 10 DPW Himas yang telah terbentuk. Dengan berdirinya DPW Himas Kaltim, jumlahnya menjadi 11 DPW.
Beberapa DPW sudah memberikan konfirmasi kehadiran. Di antaranya dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Sementara DPW lainnya masih menunggu kepastian.
"Kami undang beberapa DPW se-Indonesia. Sudah ada yang konfirmasi, dari Sulsel dan Sultra. Yang lain masih kami tunggu. Mungkin nanti ada yang diwakili ketuanya atau pengurusnya," tutur Amir.
Grand Prize Umrah
Ada alasan lain yang membuat pelantikan tersebut diperkirakan bakal ramai. Panitia menyiapkan beragam hadiah bagi warga Sinjai yang hadir.
Hadiah utamanya bukan sembarang hadiah. Grand prize berupa paket umrah disiapkan untuk peserta.
Selain itu, ada sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, peralatan elektronik, hingga berbagai hadiah hiburan lainnya.
Amir menyebut hadiah tersebut merupakan bentuk apresiasi Ketua DPW Himas Kaltim bersama jajaran pengurus kepada warga Sinjai yang hadir.
"Grand prize-nya insyaallah umrah. Ada juga sepeda listrik, kulkas, mesin cuci dan hadiah lainnya. Ini sebagai bentuk apresiasi dari ketua DPW dan pengurus kepada warga Sinjai," katanya.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada misi yang ingin dibawa Himas Kaltim. Yakni mendorong warga Sinjai agar tidak sekadar berkumpul karena kesamaan daerah asal.
Lebih dari itu, mereka diharapkan ikut mengambil peran dalam pembangunan Kalimantan Timur.
Dari Bumi Panrita ke Bumi Etam
Amir menjelaskan, semangat tersebut tergambar dalam tema yang diusung. Yakni perjalanan warga Sinjai dari "Bumi Panrita" menuju "Bumi Etam".
Bagi dia, merantau bukan berarti memutus hubungan dengan kampung halaman.
Justru, keberhasilan warga Sinjai di Kaltim diharapkan dapat menjadi energi untuk berkontribusi di dua tempat sekaligus. Membangun daerah tempat tinggal tanpa melupakan daerah asal.
"Bagaimana orang-orang Sinjai yang merantau di Bumi Etam ini bisa menjadi penggerak, bekerja sama dengan semua masyarakat, termasuk pemerintah, untuk memajukan Kaltim," ujarnya.
Pesan yang sama juga berlaku bagi warga Sinjai yang telah sukses di perantauan.
Amir berharap keberhasilan tersebut bisa dibawa kembali dalam bentuk kontribusi untuk Kabupaten Sinjai.
"Jangan melupakan kampung sendiri. Kalau ada yang sukses di sini, mungkin ingat juga, saya punya kampung di sana. Mungkin bisa berpartisipasi ke sana. Kita berharap seperti itu," katanya.
Karena itu, keberadaan DPW Himas Kaltim diharapkan menjadi simpul komunikasi bagi warga Sinjai. Tidak hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga berbagi informasi, membuka jejaring, serta saling membantu.
"Kita ingin warga paham bahwa kita ini berada dalam satu unsur masyarakat. Bagaimana kita bisa saling membantu, bekerja sama dan bermitra dengan pemerintah," tegas Amir.
Ujungnya, kata dia, warga Sinjai di Kaltim diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.
"Harapannya pengurus dan warga Himas bisa ikut berpartisipasi dan bermitra dengan semua kelompok masyarakat yang ada di Kaltim, termasuk pemerintah, untuk memajukan Kaltim," pungkasnya. (*/mto)
Tulis Komentar