Iklan Dua

Satgas Yonif 613/Raja Alam Pulang dari Papua, Pangdam VI/Mulawarman Apresiasi Keberhasilan Operasi

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Satuan Tugas (Satgas) Yonif 613/Raja Alam resmi disambut kembali setelah menuntaskan penugasan Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile di wilayah Papua Tahun Anggaran 2025–2026. Upacara penyambutan dipimpin Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Krido Pramono, SH, M.Si, di Pelabuhan Semayang Balikpapan, pada Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasdam VI/Mulawarman, Irdam VI/Mulawarman, Kapoksahli Pangdam VI/Mulawarman, Asrendam VI/Mulawarman, para Asisten Kasdam VI/Mulawarman, LO TNI AL dan LO TNI AU Kodam VI/Mulawarman, para Kabalak dan Komandan Satuan, Danlanal Balikpapan, Danlanud Dhomber Balikpapan, Dandim 0905/Balikpapan, Danyonif 613/Raja Alam, Komandan KRI Teluk Palu, Kepala PELNI Balikpapan, Kepala Syahbandar Balikpapan, Pimpinan Pelindo 4 Balikpapan, Kepala KSOP Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kepala Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Balikpapan, Kepala Imigrasi Kelas I Balikpapan, serta prajurit Yonif 613/Raja Alam.



Dalam amanatnya, Pangdam VI/Mulawarman mengucapkan syukur atas kepulangan seluruh personel Satgas Yonif 613/Raja Alam yang berhasil menyelesaikan penugasan dalam keadaan aman dan lengkap.

"Saya selaku Pangdam VI/Mulawarman dan atas nama seluruh keluarga besar Kodam VI/Mulawarman mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, semangat juang, serta pengabdian tulus yang telah diberikan selama melaksanakan tugas negara dalam Operasi Pengamanan Perbatasan RI–PNG Mobile di wilayah Papua periode 2025–2026," ujar Mayjen TNI Krido Pramono.

Menurutnya, penugasan di Papua merupakan salah satu tugas yang penuh tantangan. Meski demikian, Satgas Yonif 613/Raja Alam dinilai mampu menunjukkan profesionalisme, disiplin, dan militansi sebagai prajurit TNI Angkatan Darat dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan.

Keberhasilan tersebut, lanjut Pangdam, menjadi bukti komitmen prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selama menjalankan tugas operasi, Satgas Yonif 613/Raja Alam mencatat sejumlah keberhasilan, di antaranya merebut Titik Yamo di wilayah Puncak Jaya, Titik Undu di wilayah Yamo, Titik Purbalo di wilayah Purbalo, serta Titik Mewoluk di wilayah Yambi-Mewoluk. Selain itu, satgas juga melaksanakan operasi pembersihan Kampung Lolok di wilayah Ilamburawi.

Tidak hanya melalui operasi militer, keberhasilan juga diraih melalui pendekatan teritorial yang ditandai dengan ikrar kembali ke pangkuan NKRI oleh lima anggota OPM Kodap XXVIII/Yambi-Mewoluk.



Pangdam menilai seluruh capaian tersebut tidak lepas dari semangat pantang menyerah, kekompakan, soliditas, serta kepemimpinan para komandan di lapangan.

"Setiap langkah dan tindakan yang dilakukan telah berhasil membawa nama baik Kodam VI/Mulawarman serta TNI Angkatan Darat di mata masyarakat. Saya kembali menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam yang telah menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Meski berhasil menyelesaikan tugas dengan baik, Pangdam mengingatkan seluruh prajurit agar tidak cepat berpuas diri. Ia meminta seluruh personel tetap menjaga disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa sebagai prajurit TNI, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan satuan, mempertahankan semangat pengabdian sebagai bekal menghadapi tugas berikutnya, serta terus menjaga kesehatan dan kesiapan fisik maupun mental.

"Jadikan keberhasilan selama penugasan sebagai motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat," pesannya.

Pada kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga prajurit yang telah memberikan doa, dukungan, dan ketabahan selama para personel menjalankan tugas operasi.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam kembali mengucapkan selamat datang kepada seluruh prajurit Satgas Yonif 613/Raja Alam. Ia berharap seluruh personel terus menjadi prajurit TNI Angkatan Darat yang profesional, responsif, integratif, modern, adaptif, serta senantiasa dicintai masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. (*/mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)