Porosnusantaranews,PENAJAM – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggelontorkan bantuan pendidikan melalui program Kartu Penajam Cerdas (KPC) 2026.
Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program jaring pengaman sosial di sektor pendidikan ini menargetkan sekitar 5.600 siswa di tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga madrasah.
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, turun langsung memantau proses distribusi dana bantuan tersebut di Kantor Bankaltimtara Cabang Penajam, Rabu, 21 Oktober 2026.
Pada tahap ini, tercatat ada sekitar 300 orang tua siswa yang mengantre untuk mencairkan dana. Sementara siswa lain yang belum terakomodasi akan dijadwalkan pada gelombang berikutnya.
Tiap penerima manfaat berhak mengantongi bantuan tunai sebesar Rp600 ribu.
Abdul Waris menyatakan nominal tersebut diharapkan mampu menopang kebutuhan operasional sekolah siswa, sekaligus menjadi benteng untuk menekan angka putus sekolah akibat impitan ekonomi keluarga.
“Jangan melihat dari nilainya, tetapi lihat pemanfaatannya. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu meringankan kebutuhan anak-anak kita dalam pendidikan,” ujar Abdul Waris di sela-sela pemantauan.
Program yang pertama kali diinisiasi pada 17 Agustus 2025 ini sempat menghadapi sejumlah kendala administratif pada periode sebelumnya. Karena itu, Abdul Waris menegaskan bahwa pemerintah daerah terus membenahi mekanisme penyaluran tahun ini agar prosesnya berjalan lebih tertib dan akuntabel.
Ia menjamin proses verifikasi penerima KPC dilakukan secara objektif berdasarkan regulasi baku yang ada, bukan atas dasar latar belakang sosial maupun pekerjaan orang tua siswa.
“Siapa pun itu, bukan melihat strata maupun pekerjaan. Begitu anak-anak kita masuk kelas satu SD maupun SMP, insyaallah haknya mendapatkan Kartu Penajam Cerdas dapat diberikan,” kata dia menambahkan.
Pemerintah Kabupaten PPU juga mengapresiasi pihak Bankaltimtara yang dinilai responsif dalam memfasilitasi pencairan dana.
Lewat tata kelola yang terus diperbaiki, program strategis ini diharapkan mampu mendongkrak indeks pembangunan manusia dan memperluas akses pendidikan yang merata di seluruh wilayah Penajam Paser Utara. (adv)
Tulis Komentar