Iklan Dua

Puryadi Dorong Terminal Tipe C di Karang Joang, Perkuat Konektivitas Bacita

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Pengembangan transportasi publik di Balikpapan Utara terus didorong. Pembangunan Terminal Tipe C di Kelurahan Karang Joang, Kilometer 23, dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat konektivitas operasional Balikpapan City Trans (Bacita) di seluruh wilayah Kota Balikpapan.

Anggota DPRD Balikpapan dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Utara, Puryadi, mengatakan keberadaan Terminal Tipe C perlu menjadi prioritas. Terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pelayanan Bacita yang menghubungkan antar-kecamatan.

“Pembangunan Terminal Tipe C menjadikan prioritas dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dan pelayanan Bacita antar-kecamatan,” ujar Puryadi usai mengikuti sidang paripurna, pada Rabu (23/9/2026).

Dia menyebut, rencana pembangunan Terminal Tipe C tersebut sebelumnya telah dibahas bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Komisi III DPRD Balikpapan. Usulan itu juga disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP), terutama untuk merespons permintaan penambahan koridor Bacita di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara.

Menurut legislator dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) tersebut, layanan Bacita hingga kini belum menjangkau seluruh wilayah secara merata. Karena itu, pemerataan layanan transportasi publik dinilai perlu dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Apalagi, Balikpapan Utara saat ini menjadi salah satu kawasan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Balikpapan. Jumlah penduduk di wilayah tersebut telah tumbuh melampaui 260.000 jiwa.

Puryadi juga mendorong Dishub membuka koridor Bacita menuju Jalan Batu Ratna dan Taman Sari. Dorongan itu sejalan dengan perkembangan kawasan permukiman yang semakin padat. Selain itu, pembangunan perumahan oleh sejumlah pengembang juga terus berkembang di kawasan tersebut.

Keberadaan Terminal Tipe C, lanjut Puryadi, tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat. Infrastruktur tersebut juga berpotensi membuka peluang ekonomi sekaligus memudahkan masyarakat mengakses sejumlah destinasi wisata.

Salah satunya Kebun Raya Balikpapan (KRB). Dengan konektivitas transportasi yang lebih baik, akses masyarakat menuju kawasan wisata diharapkan semakin mudah.

“Di sisi lain, penggunaan Bacita merupakan bagian dari upaya meningkatkan budaya penggunaan transportasi massal,” tuturnya. (mto) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)