Porosnusantaranews,BALIKPAPAN – Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan olahraga dinilai terus tumbuh di wilayah Balikpapan Selatan. Hal tersebut terlihat dari tingginya partisipasi warga dalam kegiatan fun run yang digelar di kawasan Sepinggan Baru, pada Minggu (30/8/2026).
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelaksanaan fun run, khususnya di kawasan Sepinggan Baru yang melibatkan LPM Sepinggan Baru serta masyarakat Balikpapan Selatan, menjadi momentum positif untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap kesehatan.
"Karena ada titik-titik baru. Pertama ada titik car free day (CFD), salah satunya tadi dibuka yang bekerja sama dengan Perumahan Sepinggan Pratama. Ini menjadi suatu momentum buat masyarakat yang artinya dekat, artinya kita peduli dengan kesehatan," kata Yono kepada wartawan, pada Minggu (30/8/2026).
Dia menyebut olahraga merupakan salah satu bentuk investasi kesehatan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga usia lanjut. Karena itu, kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas perlu terus didorong.
"Karena kesehatan ini adalah salah satu investasi. Olahraga salah satu investasi buat kesehatan di hari tua kita untuk bisa menikmati kehidupan," ujarnya.
Selain mendorong gaya hidup sehat, kegiatan olahraga seperti fun run juga dinilai dapat memotivasi masyarakat sekaligus menjadi pintu masuk untuk mengembangkan fasilitas olahraga di berbagai wilayah.
Menurut Yono, keberadaan titik-titik olahraga baru di Balikpapan perlu terus ditambah. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan ruang untuk berolahraga sekaligus berkegiatan secara positif.
Dia juga menyoroti pemanfaatan lahan pemerintah untuk kegiatan produktif. Salah satunya melalui pemberian tanaman yang dapat ditanam di lahan-lahan tersebut.
"Tanaman yang tentunya lahan-lahan pemerintah itu dimanfaatkan untuk bisa menjadi suatu sumber ekonomi, bisa juga menjadi ketahanan pangan, dan juga untuk penyerapan air," jelasnya.
Pemanfaatan lahan tersebut, lanjut dia, tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan ketahanan pangan. Namun juga dapat mendukung kelestarian lingkungan serta memberikan ruang yang lebih baik bagi masyarakat.
Yono kemudian menyinggung kegiatan olahraga lain yang sebelumnya telah mendapat respons positif dari masyarakat. Sekitar dua pekan lalu, kegiatan car free day digelar di titik depan BSCC Dome, Jalan Ruhui Rahayu, dengan rute yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.
Menurut dia, antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya potensi untuk membuka titik-titik kegiatan serupa di kawasan lain, termasuk Sepinggan Baru.
"Nah, itu juga menjadi antusias. Artinya ada beberapa titik di Sepinggan Baru yang siap diadakan car free day," katanya.
Dia berharap keberadaan titik-titik olahraga baru tersebut tidak hanya berkembang di satu kawasan. Namun dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Balikpapan sehingga kegiatan olahraga masyarakat semakin terakomodasi.
"Yang penting adalah fasilitas-fasilitas olahraga ini bisa membuat kita bergerak. Dengan adanya kegiatan ini, pertama mudah-mudahan ada di Sepinggan Baru, kedua untuk bisa dicontoh kepada masyarakat atau wilayah Balikpapan seluruhnya sehingga kegiatan-kegiatan itu terakomodasi," tuturnya.
Yono menilai Balikpapan memiliki potensi besar dalam pengembangan komunitas olahraga. Sebab, kota ini memiliki banyak pelari atau runner yang aktif mengikuti berbagai kegiatan olahraga.
"Kita harus sangat peduli dengan kesehatan kita. Tentunya di hari-hari libur kita bisa manfaatkan untuk menjaga investasi kesehatan kita," ujarnya.
Dia juga menilai momentum hari libur dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga di ruang terbuka. Selain menjaga kebugaran, kegiatan olahraga di ruang terbuka juga memberikan alternatif aktivitas masyarakat yang sehat dan positif.
Dalam kesempatan tersebut, Yono kembali menekankan pentingnya pemanfaatan ruang terbuka hijau (RTH) di Balikpapan. Menurutnya, keberadaan RTH dapat dikembangkan menjadi ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai kawasan hijau, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian.
"Artinya tadi saya sudah sampaikan bahwa ada ruang-ruang terbuka hijau itu dimanfaatkan. Kayak ada beberapa waduk, nah itu bisa dimanfaatkan," katanya.
Dia berharap kawasan waduk dan RTH dapat dilengkapi dengan aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan begitu, keberadaan ruang publik tersebut dapat sekaligus menjadi wadah kegiatan ekonomi masyarakat.
"Kalau bisa ada UMKM supaya ini menyerap dua aspirasi itu," imbuhnya.
Yono juga mengapresiasi adanya penanaman dan pemberian pepohonan untuk kawasan RTH. Menurut dia, langkah tersebut penting mengingat sebagian besar kawasan Balikpapan Selatan merupakan area permukiman.
"Artinya setiap kelurahan saya kira, karena 70 persen itu di Balikpapan Selatan adalah perumahan, artinya ada RTH. Itulah semua RTH untuk bisa dimaksimalkan di tempatnya," jelasnya.
Dia mendorong agar pemanfaatan RTH dilakukan secara optimal di masing-masing lingkungan. Dengan begitu, ruang terbuka yang tersedia dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Di sisi lain, Yono melihat kesadaran generasi muda terhadap olahraga juga semakin baik. Tidak hanya kalangan dewasa, anak-anak mulai menunjukkan ketertarikan mengikuti kegiatan lari maupun olahraga lainnya.
"Saya rasa sekarang sudah anak-anak muda juga, dari anak kecil sudah aware tentang kegiatan runner ini. Bahkan tadi kalau kita lihat setiap ada kegiatan runner itu anak-anak kecil sudah mulai partisipasi," katanya.
Menurutnya, fenomena tersebut menjadi sinyal positif bagi perkembangan budaya olahraga di Balikpapan. Dia melihat partisipasi masyarakat dalam kegiatan lari dan jalan santai semakin tinggi.
"Hari ini juga tadi saya lihat banyak. Setiap runner-runner banyak. Luar biasa, Kota Balikpapan itu antusiasmenya kepada seluruh masyarakat tentang runner, terus jalan santai itu luar biasa," ungkapnya.
Yono menyebut budaya olahraga masyarakat Balikpapan juga terlihat dari kebiasaan warga menggelar jalan sehat di tingkat rukun tetangga (RT), terutama saat momentum peringatan kemerdekaan.
"Bahkan Balikpapan mempunyai kebiasaan yang luar biasa ketika 17-an. Setiap RT mengadakan jalan sehat, minimal seperti itu," ujarnya.
Karena itu, dia mengimbau generasi muda untuk terus menjaga kesehatan dengan membiasakan diri berolahraga. Menurutnya, kesehatan merupakan investasi penting untuk kehidupan di masa depan.
"Saya mengimbau kepada seluruh generasi muda peduli dengan kesehatan, karena kesehatan adalah investasi kita untuk di masa depan kita untuk menjadi masa yang lebih baik lagi," tegasnya.
Dia berharap keberadaan titik-titik car free day, fasilitas olahraga, serta RTH yang terus dikembangkan dapat dimanfaatkan masyarakat di seluruh Kota Balikpapan.
"Dengan adanya titik-titik car free day, titik-titik olahraga, terus ada RTH yang akan dibuka, semuanya di seluruh Kota Balikpapan, manfaatkan situasi ini. Saya mengimbau kepada seluruh anak-anak muda untuk menjaga kesehatan. Olahraga adalah salah satu investasi kesehatan yang luar biasa buat kita semua," pungkas Yono. (mto)
Tulis Komentar