Iklan Dua

SMP Negeri 29 Balikpapan Dikebut, Progres 72 Persen dan Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

$rows[judul]
Porosnusantaranews,BALIKPAPAN — Pembangunan SMP Negeri 29 di kawasan Perumahan Grand City, Balikpapan, terus dipercepat.  Progres pembangunan sekolah tersebut telah mencapai 72 persen atau jauh melampaui target pekerjaan yang seharusnya baru berada di kisaran 28 persen.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, capaian tersebut menunjukkan adanya deviasi positif sekitar 30 persen dari target pembangunan.

“Saat ini SMP Negeri 29 yang kita bangun di kawasan Grand City itu sudah mencapai angka 72 persen pembangunan. Semestinya targetnya baru sekitar 28 persen, jadi ada deviasi positif kurang lebih 30 persen,” kata Irfan, Rabu (9/9/2026).

Irfan menjelaskan, pembangunan saat ini telah memasuki sejumlah tahapan akhir. Pekerjaan meliputi pemasangan atap, penyelesaian struktur dinding dan lantai, hingga proses finishing bangunan.

Dengan progres yang lebih cepat tersebut, Disdikbud Balikpapan menargetkan seluruh pekerjaan dapat dituntaskan paling lambat akhir Desember 2026.

Targetnya, bangunan SMP Negeri 29 sudah dapat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru mendatang.

“Kita berharap seluruh pekerjaan bisa selesai sampai akhir Desember, sehingga pada tahun ajaran baru nanti sekolah ini sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Irfan.

Bangun 12 Rombel SMP dan 6 Rombel PAUD

Irfan mengatakan, pembangunan kompleks pendidikan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi SMP Negeri 29. Di lokasi yang sama juga disiapkan fasilitas pendidikan anak usia dini.

“Di sana dibangun 12 rombongan belajar untuk SMP, kemudian ada enam rombongan belajar untuk PAUD, yakni TK Negeri Pembina 2,” katanya.

Keberadaan sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas akses layanan pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Grand City dan wilayah sekitarnya.

Menurut Irfan, percepatan pembangunan menjadi penting agar fasilitas pendidikan tersebut dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tidak Ada Anggaran Tambahan

Irfan juga memastikan pembangunan SMP Negeri 29 ditargetkan selesai dengan anggaran yang telah tersedia. Pemerintah Kota Balikpapan tidak menyiapkan penganggaran tambahan untuk melanjutkan pembangunan pada tahun berikutnya.

“Pembangunan ini kita upayakan selesai sesuai dengan anggaran yang sudah tersedia. Jadi tidak kita lanjutkan dengan penganggaran tambahan pada tahun berikutnya,” tutur Irfan.

Dengan progres yang kini mencapai 72 persen, Pemkot Balikpapan optimistis pembangunan SMP Negeri 29 dapat diselesaikan sesuai target. 

Sekolah tersebut nantinya diharapkan menjadi tambahan fasilitas pendidikan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan Grand City dan sekitarnya. (man) 

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)