Iklan Dua

Genjot PAD dari Sektor Perikanan, Berau Siap Dampingi Nelayan dan Pembudidaya

$rows[judul] Keterangan Gambar : Wakil Bupati Berau, Gamalis

Porosnusantaranews,BERAU – Tingginya permintaan lobster dan kerapu di pasar internasional menjadi peluang bagi Kabupaten Berau untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perikanan.


Peluang tersebut ingin dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau di tengah kondisi anggaran yang terbatas. Tak hanya mengandalkan sektor lain, potensi perikanan dinilai bisa menjadi salah satu penopang ekonomi daerah jika dikelola dan dikembangkan secara optimal.


Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu hal yang perlu didorong pemerintah daerah saat ini. Sebab, PAD merupakan sumber pendanaan penting dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).


“Pertama kita hari ini tentu harus menggiatkan yang namanya PAD, di mana PAD ini merupakan sumber daya atau sumber keuangan untuk bagian dari APBD kita,” ujarnya.


Menurut Gamalis, peluang pasar tidak hanya terbuka untuk lobster. Sejumlah komoditas perikanan lain, seperti kerapu, udang, dan kepiting, juga memiliki peminat di luar negeri.


Kondisi ini, kata dia, dapat memberikan ruang bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan lokal untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pemasaran hasil tangkapan mereka.


Pemkab Berau pun mendorong masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pembudidaya lobster, agar mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan menjaga produktivitas dan ketersediaan pasokan.


“Kita akan dorong agar supaya masyarakat nelayan atau penghasil lobster terus melakukan kegiatan-kegiatan ini untuk mengisi suplai lobster yang ada di internasional, di luar sana,” jelasnya.


Namun, peluang pasar yang besar perlu diikuti dengan dukungan agar aktivitas usaha masyarakat bisa berjalan lancar. Karena itu, Pemkab Berau menyatakan siap memberikan pendampingan serta membantu mempermudah proses usaha yang berkaitan dengan sektor perikanan.


Gamalis berharap dukungan tersebut dapat membantu nelayan mengembangkan usaha mereka, sehingga potensi komoditas laut Berau tidak hanya menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir, tetapi juga memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.


“Kita akan lakukan pendampingan, kita akan lakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya untuk memudahkan usaha, untuk melancarkan usaha mereka,” pungkasnya. (adv)

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)